Tampilkan postingan dengan label Zoologi Invertebrata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zoologi Invertebrata. Tampilkan semua postingan

SISTEM ORGAN PADA ARTHOPODA



1. Sistem Organ Insecta

INSECTA (SERANGGA)

Insecta


Kelompok hewan yang mendominasi lingkungan hampir 75 % dari PCPNAMAEC , Hewan ini adalah bagian dari Arthropoda yang tubuhnya beruas-ruas yang sering disebut dengan serangga , yang kemudian dengan melihat jumlah kakinya ia juga disebut denga heksapoda.
Diperkirakan jumlah insecta lebih dari 900.000 jenis yang terbagi dalam 25 ordo. Hal ini menunjukkan serangga ini lebih eksis cepat terevolusi dan tuntutan kehidupannya tentu sederhana ada makanan hidup dah pasti , maksudnya variasi dalam kelas insecta ini menunjukkan baik bentuk maupun sifat dan kebiasaannya sangat di setujui lingkungan.

KUPU-KUPU (LEPIDOPTORA)

METAMORFOSE - KUPU KUPU

Kupu-kupu termasuk jenis serangga dalam pengkelasannya di kelompokan sebagai order Lepidoptera. Kupu kupu termasuk hewan yang membantu penyerbukan tumbuh-tumbuhan yang di sebut dengan polinator.

Kupu-kupu hidup hampir di seluruh penjuru dunia. Sama seperti serangga lainnya, kupu-kupu memiliki tiga bagian tubuh dan sepasang antena. Dan uniknya seluruh tubuh kupu kupu di liputi dengan sesor berupa bulu-bulu halus.

ARTHOPODA

Phylum Arthropoda

Arthropoda berasal dari kata arthron yang berarti ruas, dan podos yang berarti kaki. Jadi Arthropoda dapat diartikan hewan yang kakinya beruas-ruas. Tubuh beruas-ruas terdiri atas kepala (caput), dada (toraks) dan perut (abdomen). dimana bentuk tubuh bilateral simetris, triploblastik coelomata , terlindung oleh rangka luar dari kitin.Arthropoda yang hidup di air bernafas dengan insang, sedangkan yang hidup di darat bernafas dengan paru-paru buku atau permukaan kulit dan trakea. memiliki alat indera seperti antena yang berfungsi sebagai alat peraba, mata tunggal (ocellus) dan mata majemuk (facet), organ pendengaran (pada insecta)Merupakan hewan kelompok terbesar dalam arti jumlah species maupun penyebarannya. Alat eksresi berupa coxal atau kelenjar hijau, saluran Malpigh Hampir 90% dari seluruh jenis hewan yang diketahui orang adalah Arthropoda

PLANARIA




cacing Planaria tergolong dalam kelompok cacing .Platyhelminthes . Satu-satunya kelas yang hidup bebas (non-parasit), mempunyai sistem ekskresi dari sel-sel api (Flame Cell). Bersifat Hermafradit dan berdaya regenerasi cepat.
    Cacing Platyhelminthes merupakan kelompok cacing yang tubuhnya berbentuk pipih (platy = pipih dan helminthes = cacing ). Kelompok cacing pipih ini memiliki struktur tubuh paling sederhana dibandingkan susunan tubuh cacing pada filum lainnya.Pada klasifikasi sebelumnya semua cacing dikelompokkan dalam Vermes dan untuk detailnya bisa dilihat dalam buku Helmintologi (ilmu cacing)

    LUMBRISCUS TERESTRIS-OLIGOCHAETA

    OLIGOCHAETA
    • Habitatnya di tanah,
    • memiliki sedikit rambut (oligo = sedikit, chaeta = rambut/bulu).
    • Mempunyai organ KIitellum yang berisi semua kelenjar, termasuk kelenjar kelamin.
    • Pernafasan dilakukan oleh pemukaan tubuhnya.
    • Makanan diedarkan ke seluruh tubuh dengan sistem peredaran darah
    • makanan yang sudah dicerna disimpan di tembolok
    • Peran digunakan untuk bahan kosmetik, obat, dan campuran makan berprotein tinggi bagi hewan, menggemburkan tanah

    CACING TAMBANG

    Cacing tambang tergolong dalam kelompok Nemathelminthes (cacing gilig) berdasarkan lapisan embryonal yang membentuk tubuhnya tergolong organisme Triploblastik Pseudocoelomata (triploblastik yang berongga semu ) sistem pencernaan sudah ada diawali dari mulut dan berakhir di anus .

    Cacing tambang atau yang dikenal dengan sebutan Ancylostoma duodenale (yang terdapat di daerah tropika Asia dan Afrika) dan Necator americanus (terdapat di daerah amerika) adalah jenis cacing yang berbahaya dan termasuk parasit.

    CACING PITA (CESTODA)


    Ciri Cestoda
    • Semua anggota cestoda memiliki struktur pipih dan tertutup oleh kutikula
    • Cestoda juga disebut sebagai cacing pita karena bentuknya pipih panjang seperti pita.
    • Tubuhnya terdiri dari bagian anterior yang disebut skoleks, leher (strobilus), dan rangkaian proglotid.
    • Panjang bisa antara 2 - 3m di usus halus
    • Pada skoleks terdapat alat pengisap.
    • Skoleks pada jenis Cestoda tertentu selain memiliki alat pengisap, juga memiliki kait (rostelum)
    • Rostellum berfungsi untuk melekat pada organ tubuh inangnya.
    • Dibelakang skoleks pada bagian leher terbentuk proglotid.
    • Setiap proglotid mengandung organ kelamin jantan (testis) dan organ kelamin betina (ovarium).

    Cacing Perut (Ascaris lumbricoides)

    • Cacing Perut tergolong dalam kelompok Nemathelminthes (cacing gilig) berdasarkan lapisan embryonal yang membentuk tubuhnya tergolong organisme Triploblastik Pseudocoelomata (triploblastik yang berongga semu ) sistem pencernaan sudah ada diawali dari mulut dan berakhir di anus namun organ itu berada dalam rongga sehingga ada rongga tetapi digunakan untuk organ sehingga punya rongga tetapi semu (pseudo) Cacing Perut atau yang dikenal dengan sebutan Ascaris lumbricoides (hampir terdapat di belahan bumi)terkhususkan di daerah yang sanitasinya kurang , tempat yang kurang higienis , tempat yang habis banjir sehingga septictank tempat kotoran meluap keluar jenis cacing ini cukup dan termasuk parasit. ia menempati usus halus dan mempunyai hobby memakan sari makanan yang ada di sekitar usus tersebut sehingga tubuhnya gembul bisa mencapai 20 - 40 cm , maka cenderung orang yang terinfeksi cacing ini tubuhnya kurus , bagaimana supaya tidak kurus ? makan harus porsinya double, misalnya sarapan ya harus 2 piring , 1 piring untuk sel sel tubuh anda dan 1 piring untuk cacingnya OK hahaha

    OXYURIS VERMICULARIS - CACING KREMI


    Deskripsi cacing Kremi
    • Penyakit akibat cacing kremi dikenal dengan Enterobiasis sebagaimana nama latin cacing kremi yaitu Enterobious vermicularis.
    • Penyebaran cacing kremi lebih banyak terjadi pada daerah dengan hawa dingin.
    • Cacing kremi betina berukuran 8-13 mm x 0,44 mm dengan ekor panjang dan runcing sedangkan cacing kremi jantan berukuran 2-5 mm dengan ekor melingkar (Bayangkan saja seperti parutan kelapa).

    CACING HATI_FASIOLA HEPATICA

    Trematoda disebut sebagai cacing isap karena cacing ini memiliki alat pengisap.
    Alat pengisap terdapat pada mulut di bagian anterior
    Alat hisap (Sucker) ini untuk menempel pada tubuh inangnya makanya
    disebut pula cacing hisap.
    Pasa saat menempel cacing ini mengisap makanan berupa jaringan atau
    cairan tubuh inangnya.

    PORIFERA

    Porifera adalah hewan berpori, memiliki lubang-lubang kecil seperti spons. lubang kecil ostium untuk masuk , dan lubang besar Oskulum untuk keluar , bagian dalam berupa rongga disebut spongocoel yang terdapat koanosit

    cepalophoda

    CUMI CUMI


    STRUKTUR TUBUH DAN PERAN
    • Cumi-cumi termasuk hewan tak bertulang belakang yang tidak mempunyai tulang pada tubuhnya, meskipun salah kaprah disebut dengan ikan.
    • Mereka mempunyai kemampuan untuk bergerak lincah karena adanya sistem yang sangat menarik yaitu air dalam jumlah besar disedot dan disemburkan oleh otot-otot yang kuat, sehingga memungkinkannya bergerak mundur.

    ANELIDAE

    Annelida berasal dari kata Annulus = cincin kecil.Artinya tubuh menyerupai cincin kecil atau ruas. Cacing ini paling maju dibandingkan kelompok Platyhekminthes ataupun Nemathelminthes , Karena dilihat dari lapisan embryonalnya sewaktu terbentuknya individu Anelida tergolong dalam Triploblastik Coelomata (Triploblastik berongga).
    Cacing gelang merupakan kelompok yang paling sederhana dari hewan yang sama yang mempunyai tipe triploblastik Coelomata misalnya Mollusca , Arthropoda , Echinodermata maupun Chordata.

    PROTISTA-PROTOZOA

    terkadang kita suka aneh dengan istilah dan sebutan, sulit untuk kita membedakannya, nah...kalau yang satu ini saya tidak mengkatagorkan kedalam botani cryptogamae tapi ke dalam zoologi invertebrata coz saya dapat materi ini pada saat saya ngontrak mata kuliah zoologi invertebrata, disimak aja penjelasan dibawah ini......yuk mari.........!!!
    Tubuh protista ada yang tersusun atas satu sel saja (uniseluler) contohnya protozoa dan euglenophyta, ada pula yang tersusun atas banyak sel contohnya protista yang mirip jamur (tumbuhan). Organisme protista berdasarkan ciri yang dimikilinya ada yang mirip hewan, seperti tumbuhan dan ada yang seperti jamur. Berdasarkan pola perolehan atau pengolahan makanannya, maka protista dikategorikan dalam tiga kelompok dasar yaitu:
    Kelompok Protozoa (Protista mirip hewan)
    Kelompok Alga (Protista mirip tumbuhan)
    Kelompok Jamur lendir dan jamur air

    Catatan ini adalah tempatQu melahirkan tulisan yg beruntaikan kata-kata yg Qu anggap sebagai corat-coret iseng belaka, semoga coretanQu ini bisa dijadikan sebagai penyambung silaturahmi antara kita oleh karena itu, hayu gabung di catatanQu ini agar kita bisa lebih dekatan>...

    Followers